sekolahpekanbaru.com

Loading

puisi tentang sekolah sd

puisi tentang sekolah sd

Puisi tentang Sekolah SD: Merangkai Kenangan, Membangun Mimpi

Sekolah dasar, sebuah taman bermain ilmu,
Tempat langkah pertama menapak dunia baru.
Di balik dindingnya, terukir cerita,
Tentang tawa, tangis, juga asa yang membara.

Ruang Kelas, Jendela Pengetahuan

Ruang kelas, bukan sekadar empat dinding,
Melainkan panggung tempat mimpi dipentaskan, berdendang.
Di sana, huruf dan angka menari-nari,
Membuka gerbang ke cakrawala yang luas, tak terperi.

Papan tulis, saksi bisu perjuangan,
Menampung coretan, rumus, juga renungan.
Kapurnya berdebu, namun ilmunya abadi,
Menyinari setiap sudut hati, tanpa henti.

Bangku dan meja, setia menemani,
Menampung beban buku, juga mimpi yang terpatri.
Di atasnya, tangan-tangan kecil berjuang,
Merangkai kata, mencipta karya, tiada tanding.

Guru, Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Guru, pelita dalam kegelapan,
Membimbing langkah, menuntun kebenaran.
Dengan sabar, mereka menanamkan budi,
Membentuk karakter, mengukir pribadi.

Suara mereka, bagai melodi yang merdu,
Mengalun lembut, menenangkan kalbu.
Kata-kata mereka, bagai mantra yang sakti,
Membangkitkan semangat, menginspirasi diri.

Guru, bukan hanya pengajar ilmu,
Melainkan orang tua kedua, tempat berlindung kalbu.
Mereka mendengarkan keluh kesah, menghibur lara,
Menyemangati saat terjatuh, membangkitkan asa.

Halaman Sekolah, Arena Persahabatan

Halaman sekolah, bukan sekadar tanah lapang,
Melainkan arena tempat persahabatan terjalin, tak lekang.
Di sana, tawa riang menggema,
Menyambut pagi, mengusir duka.

Ayunan berderit, menemani mimpi,
Perosotan meluncur, menguji nyali.
Lapangan luas, tempat berlari dan bermain,
Melepas penat, menghapus kesedihan.

Teman-teman, bagai saudara kandung,
Saling berbagi, saling melindungi, saling menolong.
Bersama-sama, kami belajar dan bertumbuh,
Membangun kenangan indah, takkan pernah luruh.

Upacara Bendera, Semangat Kebangsaan

Setiap Senin pagi, kami berbaris rapi,
Menghormati bendera, lambang suci negeri ini.
Merah Putih berkibar, gagah perkasa,
Menyemangati jiwa, membakar rasa cinta.

Lagu Indonesia Raya berkumandang,
Menggetarkan hati, membangkitkan semangat juang.
Kami bersumpah, setia pada Pancasila,
Menjaga keutuhan bangsa, selama-lamanya.

Upacara bendera, bukan hanya formalitas,
Melainkan momen penting, menanamkan nasionalitas.
Kami belajar tentang sejarah, tentang perjuangan,
Agar kelak menjadi generasi penerus, yang membanggakan.

Perpustakaan, Gudang Ilmu Tak Terbatas

Perpustakaan, bukan hanya tempat buku berjejer,
Melainkan gudang ilmu, tak terbatas dan tak terukur.
Di sana, kami menjelajahi dunia, tanpa batas ruang dan waktu,
Melalui lembaran-lembaran kertas, yang penuh makna dan mutu.

Buku-buku cerita, membawa kami ke negeri dongeng,
Bertemu dengan putri cantik, pangeran tampan, juga naga yang mengerikan.
Buku-buku pelajaran, membekali kami dengan pengetahuan,
Agar kelak menjadi insan cerdas, berwawasan luas dan mendalam.

Perpustakaan, tempat kami belajar mandiri,
Mencari informasi, menemukan solusi.
Di sana, kami mengembangkan minat baca,
Agar kelak menjadi generasi literat, yang gemar berkarya.

Kantin Sekolah, Tempat Berbagi Kebahagiaan

Kantin sekolah, bukan hanya tempat mengisi perut,
Melainkan tempat berbagi kebahagiaan, dengan teman-teman yang menurut.
Aroma makanan menggoda, membangkitkan selera,
Membuat perut keroncongan, tak sabar ingin segera mencicipinya.

Nasi kuning, soto ayam, bakso, mie ayam,
Menjadi menu favorit, yang selalu kami idam-idamkan.
Sambil makan, kami bercerita dan tertawa,
Melupakan masalah, menikmati kebersamaan yang berharga.

Kantin sekolah, tempat kami belajar berbagi,
Memberi kepada yang membutuhkan, tanpa pamrih dan tanpa janji.
Di sana, kami mengembangkan rasa empati,
Agar kelak menjadi insan yang peduli, terhadap sesama di bumi.

Masa SD, Kenangan Tak Terlupakan

Masa sekolah dasar, masa yang penuh warna,
Masa yang takkan pernah terlupakan, dalam sanubari dan jiwa.
Kenangan indah, akan selalu kami simpan,
Sebagai bekal berharga, untuk mengarungi kehidupan.

Tawa, tangis, suka, duka, semua bercampur jadi satu,
Membentuk karakter, mengukir jati diri yang bermutu.
Teman-teman, guru, sekolah, semua akan selalu kami kenang,
Sebagai bagian dari sejarah hidup, yang takkan pernah hilang.

Puisi ini, hanyalah secercah kecil gambaran,
Tentang indahnya masa sekolah dasar, yang penuh harapan.
Semoga puisi ini, dapat membangkitkan semangat,
Untuk terus belajar, berkarya, dan berjuang, demi masa depan yang gemilang.