puisi tentang lingkungan sekolah
Puisi Tentang Lingkungan Sekolah: Merawat Rumah Kedua Kita
Lingkungan sekolah, bukan sekadar bangunan dan halaman. Ia adalah ruang tumbuh, tempat mimpi diukir, dan persahabatan terjalin. Melalui puisi, kita bisa menggali lebih dalam makna lingkungan sekolah, menyoroti keindahan, tantangan, dan tanggung jawab kita untuk menjaganya.
1. Simfoni Pagi di Gerbang Sekolah
Mentari menyapa, embun masih bergelayut,
Di gerbang sekolah, simfoni pagi terlarut.
Langkah kaki riang, suara tawa berderai,
Menyambut ilmu, semangat membara membajai.
Seragam rapi, buku di pelukan erat,
Harapan terpancar, dari mata yang bersinar hebat.
Angin berbisik, membawa wangi bunga,
Menyemangati hari, penuh warna dan tenaga.
Namun, lihatlah sekeliling, adakah sampah berserakan?
Pohon merindukan air, tanah kering kerontang?
Mari kita jaga, keindahan pagi ini,
Agar simfoni sekolah, terus berdendang abadi.
2. Kelas, Ruang Belajar dan Berkembang
Dinding kelas, saksi bisu perjalanan kita,
Menyimpan cerita, suka dan duka bersama.
Papan tulis, tempat ide dilukiskan,
Buku-buku berjejer, ilmu pengetahuan ditawarkan.
Guru berdiri tegak, membimbing dengan sabar,
Membuka cakrawala, agar masa depan gemilang bersinar.
Debat sengit, diskusi panjang lebar,
Mencari kebenaran, dengan akal dan nalar.
Namun, perhatikan bangku-bangku yang tergores, dinding penuh coretan, tak layak ditinggalkan. Jagalah kebersihan, jagalah ruang kelas kita, agar menjadi ruang yang nyaman, untuk belajar dan bekerja.
3. Halaman Sekolah, Jantung Kehidupan
Halaman sekolah, bukan sekadar lapangan luas,
Tempat bermain, berolahraga, dan melepas lelah.
Pohon-pohon rindang, memberikan teduh dan sejuk,
Bunga-bunga bermekaran, menebar aroma yang memujuk.
Di sini, persahabatan terjalin erat,
Tawa dan canda, menghiasi setiap saat.
Semangat kompetisi, dalam olahraga membara,
Menumbuhkan jiwa sportif, pantang menyerah dan berputus asa.
Namun, sadarkah kita, rumput yang terinjak-injak?
Sampah plastik berserakan, merusak pemandangan yang cantik?
Mari kita rawat, halaman sekolah tercinta,
Agar menjadi jantung kehidupan, yang selalu berdetak ceria.
4. Taman Sekolah, Oase Ketenangan
Di sudut sekolah, tersembunyi sebuah taman,
Oase ketenangan, di tengah hiruk pikuk keramaian.
Bunga-bunga warna-warni, menari dalam angin sepoi,
Kupu-kupu berterbangan, mencari madu dan embun pagi.
Burung-burung berkicau, menyanyikan lagu alam,
Menghilangkan penat, setelah belajar seharian.
Di taman ini, kita bisa merenung dan bermimpi,
Menemukan inspirasi, untuk meraih cita-cita tinggi.
Namun, lihatlah rumput yang layu, tak terawat,
Bunga-bunga yang layu, tak lagi memikat.
Mari kita sirami, taman sekolah tercinta,
Agar menjadi oase abadi, yang selalu menenangkan jiwa.
5. Kantin Sekolah, Sumber Energi dan Kebersamaan
Kantin sekolah, bukan sekadar tempat makan,
Tempat berkumpul, berbagi cerita, dan menjalin teman.
Aroma makanan, menggugah selera dan nafsu makan,
Suara riuh rendah, menciptakan suasana yang menyenangkan.
Di sini, kita belajar berbagi dan menghargai,
Menghormati perbedaan, dan menjalin harmoni.
Mencicipi hidangan, sambil bertukar pikiran,
Membangun kebersamaan, yang tak terlupakan.
Namun, perhatikanlah sampah makanan yang berserakan,
Piring dan gelas plastik yang tak terkelola dengan baik.
Mari kita jaga kebersihan kantin sekolah,
Agar menjadi sumber energi dan kebersamaan, yang selalu membahagiakan.
6. Perpustakaan, Jendela Dunia
Perpustakaan, bukan sekadar tempat menyimpan buku,
Jendela dunia, yang membuka cakrawala ilmu.
Rak-rak berjejer, dipenuhi ribuan judul,
Menawarkan pengetahuan, dari masa lalu hingga masa depan.
Di sini, kita bisa menjelajahi dunia tanpa batas,
Menemukan ide-ide baru, dan mengembangkan bakat.
Membaca dengan tekun, mencerna setiap kalimat,
Membangun pemahaman, yang mendalam dan bermanfaat.
Namun, perhatikanlah buku-buku yang rusak, tak terawat,
Rak-rak yang berdebu, dan suasana yang kurang nyaman.
Mari kita rawat perpustakaan sekolah,
Agar menjadi jendela dunia, yang selalu terbuka lebar.
7. Toilet Sekolah, Cermin Kebersihan dan Kesehatan
Toilet sekolah, bukan sekadar tempat buang air,
Cermin kebersihan, dan kesehatan kita sebagai pelajar.
Air mengalir jernih, sabun wangi tersedia,
Menjaga kebersihan diri, agar terhindar dari penyakit berbahaya.
Di toilet yang bersih, kita merasa nyaman dan sehat,
Dapat belajar dengan fokus, dan beraktivitas dengan semangat.
Menjaga kebersihan toilet, adalah tanggung jawab kita bersama,
Menciptakan lingkungan sekolah, yang sehat dan sejahtera.
Namun, perhatikanlah toilet yang kotor dan bau,
Air yang tidak mengalir, dan sabun yang tidak tersedia.
Mari kita jaga kebersihan toilet sekolah,
Agar menjadi cermin kebersihan, dan kesehatan kita semua.
8. Sampah, Musuh Lingkungan Sekolah
Sampah, bukan sekadar sisa-sisa barang tak berguna,
Musuh lingkungan sekolah, yang harus kita perangi bersama.
Sampah plastik, kertas, dan makanan yang berserakan,
Mencemari lingkungan, dan merusak pemandangan.
Sampah dapat menjadi sarang penyakit dan kuman,
Menyebabkan bau tak sedap, dan mengganggu kenyamanan.
Mari kita buang sampah pada tempatnya,
Memilah sampah organik dan anorganik dengan bijaksana.
Dengan mengelola sampah dengan baik,
Kita menjaga kebersihan, dan keindahan lingkungan sekolah.
Menciptakan lingkungan yang sehat, dan nyaman untuk belajar.
9. Pohon, Sahabat Lingkungan Sekolah
Pohon, bukan sekadar tanaman yang tumbuh di halaman,
Sahabat lingkungan sekolah, yang memberikan banyak manfaat.
Pohon memberikan teduh, dan udara segar,
Menyerap polusi udara, dan menjaga kelembaban tanah.
Pohon menjadi tempat berlindung bagi burung dan serangga,
Menciptakan ekosistem yang seimbang dan terjaga.
Mari kita tanam pohon di lingkungan sekolah,
Merawatnya dengan baik, agar tumbuh subur dan bermanfaat.
Dengan menanam pohon, kita menjaga kelestarian lingkungan,
Menciptakan lingkungan sekolah yang hijau dan asri.
Meningkatkan kualitas udara, dan kenyamanan belajar.
10. Merawat Lingkungan Sekolah, Tanggung Jawab Bersama
Merawat lingkungan sekolah, bukan tugas satu orang saja,
Tanggung jawab kita bersama, sebagai warga sekolah.
Guru, siswa, karyawan, dan seluruh komunitas sekolah,
Harus bekerja sama, menjaga kebersihan dan keindahan.
Dengan kesadaran dan kepedulian,
Kita bisa menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman dan sehat.
Lingkungan yang mendukung proses belajar mengajar,
Dan menumbuhkan rasa cinta, terhadap lingkungan sekitar.
Mari kita jadikan lingkungan sekolah, rumah kedua kita,
Tempat kita tumbuh dan berkembang, meraih cita-cita.
Dengan merawatnya sepenuh hati dan jiwa,
Kita menciptakan lingkungan yang lestari, untuk generasi penerus bangsa.
Ayat-ayat ini bertujuan untuk menyoroti berbagai aspek lingkungan sekolah, menekankan keindahan, tantangan, dan tanggung jawab yang terkait dengan pemeliharaannya. Bahasa yang digunakan menggugah dan mendorong refleksi pentingnya melestarikan lingkungan sekolah.

